Serunya Mengenal Wajah Indonesia Lewat Buku Foto Kampungku Indonesia

20 Aug 2016

Siapa yang takkan jatuh cinta kepada Indonesia? Negeri kepulauan yang subur akan kekayaan alamnya dan juga ragam budayanya, pasti akan menarik hati para wisatawan asing untuk mengenal negeri kita tercinta ini. Banyak jalur / cara yang dilakukan oleh mereka yang benar benar cinta pada Indonesia, salah satunya adalah lewat fotografi. 
 
Hari ini, Sabtu 20 Agustus 2016, bertempat di Gramedia Grand Indonesia Shopping Town, East Mall Unit, saya dan teman teman blogger hadir menghadiri acara Meet & Greet Buku Fotografi “Kampungku Indonesia” karya Stefano Romano yang dipersembahkan oleh penerbit mizan. Acaranya sendiri berlangsung selama kurang lebih 2 jam, dan dimulai dari pukul 11.00 siang. 
 
Acara ini dibagi menjadi 3 sesi, yang pertama adalah ulasan singkat dari penulis soal latar belakang pembuatan buku dan isi bukunya. Di sesi pertama ini, turut hadir pula Bapak Budiarman Bahar, selaku mantan Kedubes RI untuk Vatikan, memberikan kesan dan uraian singkat tentang siapa penulis. Sesi berikutnya adalah tanya jawab. Ada beberapa hal yang bisa saya rangkum dari kedua sesi ini tentang Stefano Romano dan buku fotonya. 
 
 
Siapa itu Stefano Romano? Beliau adalah fotografer asal Italia, satu dari sekian banyak orang asing yang tertarik hatinya, yang mengabadikan Indonesia dalam bingkai foto yang sarat akan makna. Lahir di Roma dan merupakan lulusan Psikologi ini, memulai karirnya sebagai fotografer sejak 2009. Beliau memang sejak awal memiliki ketertarikan untuk memotret komunitas berbagai etnis di Roma, seperti Bangladesh, Filipina, termasuk Indonesia. Karenanya beliau berhasil menguasai 3 bahasa, inggris, tagalog dan Indonesia. 
 
Kapan dan Dimana Stefano mengenal Indonesia? Stefano atau yang kemudian akrab disapa Kang Stef, pertama kali jatuh cinta pada Indonesia sejak menghadiri acara festival budaya yang diadakan oleh Kedutaan Besar RI di Vatikan. Beliau hampir tidak pernah absen untuk meliput / mengabadikan kegiatan tersebut sampai akhirnya diangkat secara resmi sebagai fotografer untuk kedutaan besar RI. 
 
Bertajuk ‘Kampungku Indonesia’, buku ini menampilkan sebesar apa kecintaan kang stef pada kehidupan Kampung sesungguhnya di Indonesia. Foto foto tersebut beliau ambil dalam periode 2011-2014, untuk kampung kampung di pulau jawa. Kampung dipilihnya karena bagi Kang Stef kampung adalah cermin kesederhanaan, kejujuran, dan keramahan sebenarnya tentang masyarakat Indonesia. 
 
Fokus fotografi Kang Stef sendiri adalah wajah atau potret perempuan berjilbab dan anak anak dibukunya. Kenapa? Karena pada perempuan berhijab hasilnya benar benar fokus pada wajah tanpa ada gangguan seperti rambut. Baginya wajah adalah cerminan jiwa. Meskipun wajahnya tidak cantik misalnya, tapi bila jiwanya bagus maka dengan sendirinya cahaya jiwa itu akan memancar diwajah mereka. Adapun anak anak dipilihnya sebagai subjek utama karena bagi beliau anak anak adalah masa lalu dan masa depan yang harus dijaga sebagai generasi penerus pengetahuan. 
 
Mengacu pada penuturan Beliau, ditegaskannya bahwa dalam proses pengambilan fotonya ia selalu menerapkan prinsip bahwa ia tidak hanya sekedar ambil foto lalu berlalu begitu saja. Tapi, untuk selalu berusaha mengenal siapa, apa dan bagaimana keseharian subjeknya dan apa juga yang bisa ia lakukan kepada mereka. Berangkat dari prinsip inilah Beliau mengambil setiap foto untuk bukunya tersebut yang mengantarkan Beliau jatuh cinta tak hanya kepada Indonesia tapi juga mengantarkannya menjadi seorang muslim. 
 
Menarik bukan? Itulah sekelumit hal yang bisa saya bagikan selama sesi perkenalan dan tanya jawab dengan Kang Stef. Acara ini kemudian ditutup dengan meriah lewat sesi penandatanganan buku dan foto bersama.
Selain buku, kita juga bisa membeli foto poscard sebagai bentuk dukungan amal dimana dananya akan disalurkan ke Yayasan Gugur Bunga yang beliau kelola.
 
Menyenangkan rasanya bisa mengenal Kang Stef, dan secara pribadi saya ingin mengucapkan terimakasih atas jasa beliau mengabadikan wajah wajah ‘kampung indonesiaku’. Semoga buku foto ini bisa membuka mata dunia tentang betapa indahnya dan damainya wajah muslim Indonesia. 


TAGS Buku fotografi kampungku indonesia stefano romano


Comment
-

Author

Follow Me