• 7

    Aug

    Pil Pahit Belajar Ngeblog

    Jalan belajar atau mempelajari sesuatu itu tidaklah mudah. Gambaran sederhananya sama kayak kita waktu kecil dulu. Untuk bisa berjalan sendiri, kita harus memulai dari membalik badan sendiri, kemudian duduk, merangkak baru berjalan. Tapi, bukankah semua itu butuh setidaknya asuhan dari orang tua? Itulah pikiran dasar yang mungkin sejauh ini masih saya pegang. Mungkin salah. Tapi mungkin juga masih dibolehkan. Hehe.. Beberapa waktu ini, saya mencoba belajar menulis di blog. Awalnya saya coba menulis fiksi atau apapun lah itu yang terlintas di pikiran saya. Mengingat itu juga yang disarankan oleh salah satu teman saya. Namun, semakin kesini saya pribadi ingin mencoba lebih dari sekedar menulis fiksi. Ingin mencoba mengulas event atau kegiatan misalnya.  Saya disarankan untuk mengikuti
  • 7

    Jul

    Kapan Nikah?

    Kapan nikah? Aku pikir pertanyaan ini akan absen di lebaran tahun ini, meski dengan peluang yang sangat kecil, mengingat usiaku sekarang. Dan sudah bisa ditebak, semua saudara dan tetangga yang kutemui semua bertanya: “mana calonnya? Udah ada belum? Kok ga dibawa? Kapan nikah? Ingat sama umur ah, malu sama teman teman seangkatan.”   Kalau ikutin kata hati, rasanya ingin menjawab: “sini kasih saja perempuannya biar saya nikahi. Emang nikah cuma nikah doank terus selesai..”Tapi aku cuma bisa senyum dan berkata: “iya insya allah, doakan saja..” Rasanya lepas dari silaturahim adalah situasi melegakan, mengingat aku tak perlu lagi memasang senyum manis terpaksa saat ada yang bertanya soal nikah.   Namun, tahun ini berbeda. Selepas kemarin Mamah tan
  • 5

    Jul

    Mudik = Deadline Jodoh Bagi Yang Single

      Siang ini ceritanya melanjutkan membuat kue bolu sama mamah. Berhubung malam sebelumnya kue nya sempat gagal karena tebal loyang dan apinya yang kurang besar. Seperti biasa, aku kebagian bertugas membuat adonan. Saat lagi asyik mengaduk adonan tiba tiba:   Mamah: kalau sudah ada yang cocok, segerakan. Mumpung mamah sama bapak masih sehat. Abah juga masih ada. Ngapain ditunda-tunda. Malu sama junior junior kamu yang sudah berkeluarga. Nanti dikira kamu ga laku lah. Kalau ditunda tunda nanti malah malas. Lagian nanti kamu pusing sendiri kalau Mamah sama bapa sudah ga ada. Jangan khawatir soal rezeki. Cari istri yang mau nerima kamu, keadaan kamu. Mau teman kerja juga masalah mamah mah. Kalau masalah rumah, terserah mau bangun di tempat abah atau disini.   Aku: (nunduk samb
  • 4

    Jul

    [Susahnya] Pria Katakan Cinta

      Cinta, rasanya topik ini ga akan pernah ada habisnya untuj dibahas atau diceritakan. Selalu saja ada hal atau sesuatu yang menggelitik tentang cinta. Salah satunya adalah ternyata tidak semua laki laki (kayak judul lagu)/bisa dengan mudah mengatakan cinta loh. Wah.. Kira kira kenapa yah? Kok bisa? Em.. Mungkin alasan berikut bisa jadi penyebabnya: 1. Mengedepankan Rasio. Laki laki biasanya akan membuat atau memikirkan jurus jurus alias strategi apa yang harus dilakukan sebelum dan saat ia akan mengatakan cinta sama seorang wanita. Dan jauh sebelum proses ini, mereka biasanya akan berusaha meyakinkan diri mereka sendiri dulu kalau mereka layak untuk melanjutkan ke tahap strategi katakan cinta. Kenapa harus pakai strategi? Tentu saja, laki laki akan memikirkan cara terbaik agar cint
  • 4

    Jul

    Peluk

    Ia berujar padaku sehari sebelum aku mudik ke rumah. Sebelumnya lagi lagi sendu hadir di matanya. Bukankah harusnya ia bahagia karena ia juga akan mudik sama sepertiku bertemu keluarga.   ‘Den, menurut kamu saya harus bertahan atau tidak? Saya rasanya seperti memegang kaca yang sudah retak, yang mana saya diminta tidak boleh ada air yang merembes keluar apalagi sampai pecah.   Kamu tahu ga kenapa saya tak pernah gamblang bercerita soal hubungan saya? Sungguh, bukan karena saya tak percaya sama kamu, tapi karena saya sendiri tak percaya dengan hubungan yang saya jalani. Saya hanya bisa mengira-ngira dan berharap agar hubungan saya baik-baik saja. Meski saya tahu tidak selalu baik- baik saja.   Ketidakjujuran masih ia hadirkan dalam hubungan kami. Padahal aku pikir den
-

Author

Follow Me